Pertambangan & Logam
Operasi pertambangan dan logam memiliki jejak Scope 1 yang besar dan kasatmata — armada angkut, pengolahan, dan pembangkit sendiri — sementara kontrak offtake makin memuat klausul emisi. Kualitas pengukuran menentukan seberapa besar eksposur itu bisa Anda kelola.
Tekanan yang dihadapi sektor ini
- Pembeli offtake dan smelter meminta intensitas karbon produk yang terverifikasi
- EU CBAM memberi harga pada karbon terkandung untuk ekspor besi, baja, dan aluminium
- Pemberi pinjaman menerapkan penyaringan keuangan berkelanjutan sesuai POJK 51/2017
- Kewajiban penutupan tambang dan reklamasi yang beririsan dengan potensi penyerapan karbon
Titik panas emisi yang umum
- Diesel armada angkut
- Pembangkit listrik sendiri
- Panas pengolahan dan peleburan
- Metana fugitif
- Perubahan tutupan lahan
Yang kami kerjakan di sini
Baseline Scope 1 dan 2 per lokasi
Bahan bakar, bahan peledak, metana fugitif, pembangkit sendiri, dan listrik yang dibeli dipetakan per site dan per unit produksi, sehingga intensitas dapat dilaporkan per ton output.
Peta jalan penurunan emisi armada dan energi
Opsi berbiaya jelas untuk efisiensi armada angkut, elektrifikasi, PPA energi terbarukan, dan solar captive — diperingkat berdasarkan penurunan emisi per rupiah.
Reklamasi sebagai penyerapan karbon
Jika reklamasi pascatambang memang diwajibkan, kami menilai apakah kegiatan itu dapat distrukturkan menjadi proyek penyerapan karbon yang kredibel, bukan sekadar pos biaya.
Halaman ini menjelaskan lingkup dan metode kami untuk tiap sektor. Ini bukan studi kasus klien — kami memaparkan pendekatan kami, bukan data pihak lain.
Sektor Anda ada di daftar ini?
Ceritakan apa yang Anda operasikan dan ke mana Anda menjual. Kami akan kembali dengan kewajiban dan lingkup pengukuran yang benar-benar berlaku.
Siap menaruh angka di balik komitmen iklim Anda?
Ceritakan posisi Anda — baseline, penetapan target, pelaporan, atau pasar karbon — dan kami akan mengusulkan titik awal yang terukur.